5 Hal Krusial Dalam Strategi Video Marketing 2017

5 Hal Krusial Dalam Strategi Video Marketing 2017

Ketika Anda mulai merencanakan video marketing, mungkin menyadari ada beberapa hal krusial yang penting untuk diperhatikan. Mulai dari konten, proses produksi, hingga kerja sama dengan tim atau perusahaan yang benar-benar bergerak dalam video marketing. Di balik semua proses tersebut, masih ada satu hal lain yang wajib mendapatkan perhatian: strategi video marketing 2017. Pada akhirnya semua persiapan dan hal di atas akan mengarah pada strategi marketing apa yang akan Anda gunakan. Inilah mengapa, strategi video marketing menjadi satu hal penting yang harus dipersiapkan pertama kali.

Anda mungkin saat ini bertanya-tanya apa yang membuat strategi video marketing 2017 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pertama, tentu saja karena tren yang berubah dimana saat ini target konsumen atau penonton lebih meluas. Selain itu juga, peningkatan penggunaan video marketing pula. Penelitian pada tahun ini saja mengungkap bahwa nyaris lebih dari 50 persen pengguna intenet secara aktif menonton video. Dari jumlah ini saja Anda bisa melihat bahwa video memiliki kesempatan lebih tinggi dalam menarik perhatian pengguna dari pada jenis konten lain. Belum lagi, penelitian lain yang mengungkap bahwa 40 persen konsumen yang aktif berbelanja online akan memeriksa video mengenai barang yang akan mereka beli. Entah itu video dalam bentuk review, unboxing, hingga tips dan trik. Sudah bisa membayangkan mengapa strategi video marketing untuk tahun 2017 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya?

5 Hal yang Seharusnya Termasuk Dalam Strategi Video Marketing 2017

Di bawah ini kami akan memberikan 5 hal yang seharusnya menjadi strategi video marketing 2017.

1. Tutorial dan tips

Satu fakta yang tak bisa dipungkiri, pengguna internet secara luas sangat tertarik dengan konten bertemakan tutorial dan tips. Salah satunya, Anda yang tertarik untuk datang dan membaca artikel dari kami ini. Dengan pemikiran tersebut, bisa bayangkan berapa banyak orang yang sebenarnya merasa tertarik pada video dengan tema tutorial dan juga tips ini? Faktanya memang, video dengan tema tutorial dan tips ini lebih banyak menarik perhatian dari pada konsep lain.

Untuk strategi video marketing, Anda bisa membuat konten dengan konsep tips dan tutorial. Tentunya mengenai produk atau jasa yang sedang dipromosikan. Biasanya untuk produk seperti gadget, tutorial penggunaan hingga tips melalukan perubahan tertentu akan sangat menarik perhatian penonton. Konsep yang sama juga bisa diangkat untuk video marketing bagi produk lain, tentu saja.

Anda juga bisa membuat video dengan konsep tutorial dan tips ini menjadi lebih menarik dengan sederet cara lain. Misalnya dengan menjadikan video tersebut bergaya ASMR yang saat ini sedang menjadi tren pula.

2. Konten interaktif dengan konsumen

Satu tren lain yang bisa Anda implikasikan ke dalam strategi video marketing pada tahun ini. Seperti yang Anda ketahui, tren digital tahun ini masih berkutat dalam konten interaktif. Entah itu dalam bentuk kuis hingga challenge bagi konsumen. Nah untuk meningkatkan traffic dan costumer engagement, Anda bisa menggunakan tren tersebut untuk video marketing. Salah satu yang bisa dilakukan dengan memasukan onten interaktif yang dibuat konsumen.

Idenya mudah saja. Anda bisa membuat kampanye yang nantinya meminta konsumen membuat video seru dan lucu versi mereka sendiri. Video terbaik akan menjadi bagian dari promosi Anda. Tentunya Anda juga memberikan hadiah bagi konsumen tersebut. Ada beberapa keuntungan dari trik ini. Salah satunya meningkatkan awereness akan produk Anda pada konsumen bahkan sebelum masa promosi yang “sesungguhnya”.

3. Call to Action (CTA)

Hal satu ini wajib ada dalam strategi untuk video marketing yang Anda buat. Call to Action atau CTA sudah menjadi satu keharusan tersendiri untuk sebuah video di YouTube. Jadi mengapa tidak disertakan di video marketing Anda pula? CTA merupakan aksi untuk meminta pengguna melakukan hal-hal lain. Misalnya seperti untuk berlangganan di kanal YouTube Anda, atau untuk berlangganan news letter di website. Selain itu juga bisa dengan meminta penonton untuk membantu menyebarkan video, memberikan likes atau heart dan komentar, serta mengikuti akun resmi perusahaan di media sosial. Serta tentunya anjuran untuk membeli produk atau menggunakan jasa yang dipromosikan dalam video.

CTA bisa diberikan di akhir video, entah itu menggunakan YouTube Cards. Bisa juga di pertengahan video. Satu yang penting diingat bila Anda memberikan link untuk CTA, baik itu melalui YouTube Card atau dengan cara lain, sebaiknya tidak mengganggu konten video. Begitupun ketika Call To Action dimasukan ke dalam script, maka sebaiknya benar-benar yang menyatu dengan jalannya video itu sendiri. Penempatan CTA yang tidak tepat biasanya akan berujung pada penonton yang merasa terganggu.

4. Video singkat

Malaysian burger cooked in a fried egg

This burger is wrapped up in a fried egg!

Posted by INSIDER food on 2017 m. spalis 16 d.

Saat ini sudah terbukti, penonton jauh lebih menyukai video dengan durasi pendek dari pada panjang. Terbukti beberapa publisher ternama seperti Buzzfeed dan Insider yang jauh lebih sukses dengan video pendek mereka dari pada sebaliknya. Ada beberapa keuntungan dari video berdurasi pendek ini. Salah satunya penonton tidak merasa cepat bosan. Seperti yang pernah kita bahas sebelumnya, penonton video biasanya hanya memiliki attention span di 15 detik pertama saja. Setidaknya untuk mereka memutuskan apakah akan meneruskan menonton video tersebut atau tidak. Jadi memang, konten video pendek akan bekerja dengan jauh lebih baik.

Untuk membuat konten video pendek, ada beberapa hal lain yang wajib diperhatikan. Seperti misalnya isi dari video tersebut. Bagaimana penyampaian konten yang bisa diterima oleh penonton dalam waktu singkat juga wajib diperhatikan.

5. Rilis video secara teratur

Pernah bertanya-tanya mengapa publisher ternama merilis video mereka dalam rentang waktu yang teratur? Entah itu setiap hari, hingga pada hari tertentu. Hal tersebut tak lain karena video pun sebaiknya diperlakukan sama dengan konten di strategi video marketing 2017 lain. Dimana berarti waktu rilis yang teratur pun harus diperhatikan.

Anda mungkin pernah mendengar dan mengikuti anjuran untuk melakuan update teratur demi pemasaran digital yang sukses. Anjuran tersbeut pun berlaku untuk konten video, dimana Anda sebaiknya memastikan merilis secara teratur dengan jadwal yang sudah ditentukan sebelumnya. Pastinya, tanpa menurunkan kualitas dari konten yang Anda buat itu sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *