Hal Terpenting Wajib Anda ketahui Meningkatnya Media Sosial Video Marketing

Berbicara mengenai strategi marketing, selain kita wajib membahas mengenai konten, juga harus menyinggung tentang video. Tak bisa dipungkiri saat ini video merupakan satu elemen pasti yang harus ada ada di semua strategi marketing. Sosial video marketing, salah satunya memegang peranan yang sangat besar untuk perkembangan strategi pemasaran itu sendiri. Rasanya untuk saat ini, sulit membayangkan sebuah perusahaan atau bisnis (baik itu besar atau kecil) yang tidak menggunakan video sebagai salah satu brandingnya. Entah itu video dengan skala profesional hingga video yang disebarkan di media sosial.

Pada artikel kali ini kita akan berfokus pada pembahasan mengenai sosial media marketing, serta pengaruhnya pada bisnis Anda. Lebih tepatnya lagi, segala hal yang wajib Anda ketahui mengenai membagikan video di media sosial sebagai bagian dari marketing. Nilai plus dan minus, keunggulan, kekurangan, hingga tantangan apa yang harus dihadapi di masing-masing platform media sosial tersebut.

Strategi terpenting dalam pemasaran konten saat ini adalah video. Entah itu video di Facebook, Twitter, Snapchat atau Youtube, konten yang Anda butuhkan untuk memikirkan pembuatan dan pemasaran sosial untuk bisnis Anda adalah video.

Tidak peduli apa yang Anda jual, tidak peduli apa yang dilakukan perusahaan Anda, jika Anda tidak memiliki strategi pemasaran video untuk platform video terbesar, Anda akan kalah. Dan jika Anda belum menyadarinya, platform distribusi untuk konten video online telah bergeser drastis selama 18 bulan terakhir. Facebook mendapatkan lebih banyak menit harian yang ditonton daripada YouTube, penayangan harian Snapchat sekarang ada dalam miliaran, dan video di Twitter telah mendengarkan dan satu hingga satu merek ke tingkat yang baru.

Belum lagi saat ini kita juga kehadiran platform baru dalam media penyiaran video: Instagram. Meski tentu saja, untuk media sosial video marketing Instagram masih memiliki banyak elemen yang harus bisa dikembangkan lagi. Walau di sisi lain jangan lupakan bahwa meskipun jumlah pengguna Instagram masih kalah jauh dibandingkan Facebook atau pun Twitter, namun media sosial ini menjadi salah satu yang paling aktif.

1. YouTube: banyaknya konten

sosial video marketing

Satu hal yang harus Anda ketahui mengenai YouTube bila berencana menggunakan platform inii sebagai media penyiaran: ada banyak sekali video. Kata “banyak” yang kami gunakan tentu saja tak ada apa-apanya dengan kenyataan mengenai banyaknya video yang terdapat di YouTube. Sebuah penelitian baru saja mengungkap bahwa setiap menitnya ada 300 jam video yang diunggah ke YouTube. Setiap menit. Sekarang, bayangkan bagaimana video Anda harus “berperang” mendapatkan perhatian di antara sekian banyak video di satu platform yang sama tersebut. Jangan berpikir bahwa sosial video marketing Anda menggunakan keyword atau bahkan judul dan tag yang sepenuhnya unik karena faktanya ada raturan ribu video dengan tag dan judul yang kurang lebih sama.

Karena ukurannya yang tipis, ada banyak kompetisi di antara video di YouTube yang berjuang untuk dilihat. Bila Anda memiliki platform dengan lebih dari satu miliar pengguna, semua menginginkan hal yang sama, ini akan menjadi berisik. Dan sudah diketahui, pemasar telah merusaknya. Karena itu, jauh lebih sulit menerobos kebisingan yang membuat hosting konten Anda di platform jauh lebih berharga.

Banyaknya konten memang menjadi satu tantangan utama dari YouTube. Inilah mengapa, video yang diunggah ke YouTube harus memiliki backup strategi marketing yang sama kuatnya. Ya, jangan heran bila dari sini Anda harus mempromosikan media promosi Anda.

Strategi adanya backup untuk mempromosikan konten di YouTube, misalnya melalui artikel, postingan di Facebook, backlink dan lain sebagainya memang akan sangat membantu. Namun sebenarnya apa keunggulan dari YouTube itu sendiri? Brand. Seperti yang diungkap di atas, rasanya tak masuk akal bila ada perusahaan yang tidak memiliki kanal YouTube sebagai media promosi mereka. YouTube memiliki branding yang kuat baik itu untuk perusahaan hingga personal branding. Platform ini pun hingga saat ini masih menjadi media terbaik untuk mengembangkan ruang konsumen. Meraih penonton baru Jadi sudah jelas bahwa selama bertahun-tahun, YouTube terus menjadi raksasa konten video untuk bisnis dan personal brand.

2. Facebook: Video yang lebih personal

sosial video marketing

Saat ini, Facebook membuat kejutan dengan sederet fitur yang ditambahkan. Tak hanya memudahkan pengguna dalam membagikan satu postingan dengan yang lain. Namun juga memudahkan untuk melihat dan streaming video. Bahkan faktanya, dalam beberapa bulan ini saja ada 4 miliar video streaming dilakukan di Facebook. Lalu apa yang membuat Facebook masih lebih baik dari pada media lain?

Berbeda dengan YouTube yang seakan berfokus pada brand, Facebook lebih personal. Perasaan personal ini tak terlepas dari bagaimana riwayat pengguna Facebook yang seakan saling mengenali satu sama lain. Ada relasi, teman sekolah, rekan kampung halaman, hingga kolega kerja menjadikan Facebook ruang berbagai video yang lebih personal. Meski bukan tak mungkin menjadi media sosial video marketing Anda.

Ide yang banyak diberikan seperti ini. Seperti yang dijelaskan di atas, video di YouTube memibutuhkan backup untuk bisa bertahan di antara jutaan video dengan konten yang sama. Backup tersebut diberikan oleh Facebook. Tugas dari media sosial ini mudah saja. Membagikan apa yang diunggah ke YouTube dengan meraih secara personal. Salah satunya dengan memberikan artikel, review, tips dan trik, hingga pandangan pribadi Anda mengenai video tersebut. Ide yang sangat mungkin dilakukan, bukan?

3. Twitter: Informasi dan data cepat

sosial video marketing

Satu ciri khas menarik dari Twitter adalah perputaran data yang begitu cepat. Sebuah penelitian mengungkap bahwa saat ini lebih banyak orang mencari data dan informasi di Twitter daripada di media lain. Cepatnya pertukaran informasi ini membuat Anda juga sebaiknya membuat video untuk Twitter jauh lebih pendek. Lebih ringkas dan padat akan informasi. Satu lagi, tingkat sharable dari video yang ada di Twitter pun lebih tinggi dari pada di media sosial lain.

Selain itu untuk media sosial video marketing satu ini, respon yang diberikan pengguna pun aka sangat cepat pula. Jadi perhatikan apa yang Anda bagikan melalui konten video. selamat berkreatifitas..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *